Kalau kita bicara soal belajar Online, mungkin adalah hal yang asing buat kebanyakan dari kita karena kita terbiasa dengan pola pikir yang berkata bahwa kalau mau belajar yang benar harus di dalam kelas dengan metode satu arah atau lecture. Tentu saja itu tidak sepenuhnya salah, metode seperti ini memiliki manfaat dan kegunaannya juga, tetapi apakah ini satu-satunya cara untuk belajar? Untuk menguasai suatu kemampuan yang baru?

Akhirnya karena kita terpaku bahwa mempelajari sebuah hal harus di dalam bentuk kelas, baru ktia sebut sebagai cara belajar yang benar. Oleh karena itulah, kita tidak bisa maju-maju dalam berbahasa. Kita ambil contoh lain, apakah kita akan bisa menggambar dengan mendengarkan guru di depan berbicara? Memang kita perlu teori yang di ajarkan oleh si guru tersebut, tetapi jika kita hanya terpaku dengan teori tersebut tanpa terjun langsung mempraktekan apa yang kita pelajari, apakah kita akan menguasai kemampuan tersebut. Oleh karena itu kita juga harus bisa membedakan, apa yang disebut dengan pengetahuan dan juga kemampuan, kenapa menggambar dan berbahasa di sebut dengan kemampuan? Karena kita hanya bisa mengembangkan kemampuan dengan praktek, bukan dengan teori. Layaknya seorang prajurit perang, teori memberi tahukan kita bagaimana cara bertarung, dan memberikan kita senjata-senjata yang kita perlukan untuk mengalahkan musuh-musuh kita. Tetapi, kita juga perlu mempraktekan cara perang tersebut, dan juga senjata-senjata yang kita miliki bukan? Karena tanpa praktek langsung kita hanyalah seorang prajurit yang bersenjatakan penuh tetapi tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kemudian, kita juga perlu mental yang kuat dengan praktek langsung, artinya seorang prajurit yang berperang untuk pertama kali tentu akan sangat takut dan gugup untuk menghadapi musuh pertamanya, tetapi “pertama kali” itu adalah momen yang sangat penting untuk di alami oleh setiap prajurit tersebut, entah dia akan meninggal di pertempuran, trauma, atau mentalnya akan terbangun.

Kembali ke masalah belajar bahasa, lawan bicara kita tentu adalah “musuh” yang harus kita hadapi. Saat kita di dalam kelas kita di perlengkapi dengan senjata-senjata dan teknik-teknik bagaimana kita “berperang” melawan musuh kita, kita diberikan “grammars”, “vocabularies”, dan juga “methods” bagaimana bercengkramah dengan lawan bicara kita. Tentu jam pertama berbicara dalam bahasa asing adalah sesuatu yang menakutkan, membuat kita deg-degan, dan membuat kita gugup. Tetapi, semakin kita belajar semakin kita terbiasa dengan apa yang kita lakukan, kita mulai terbiasa dengan strategi perang, dengan peralatan perang kita dan juga dengan medan perang kita. Sehingga, di pertemuan-pertemuan berikutnya kita mulai terbiasa. Mungkin di hari pertama kita berbicara dengan teman kita hanya saja dalam bahasa asing, tetapi semakin lama kita mulai berbicara dengan penutur asing, atau mungkin dengan penutur asing tetapi dengan topik pembicaraan yang lebih sulit dan menantang.

Jadi, pemikiran yang berkata bahwa satu-satunya cara untuk menguasai bahasa asing adalah dengan duduk, menulis dan membaca di kelas saja adalah sebuah cara yang sangat tradisional dan membosankan. Saat ini kita sudah sangat harus bersyukur dengan adanya internet dan teknologi yang semakin hari semakin canggih, dahulu kita akan sangat sulit untuk terhubung dengan penutur asli, satu-satunya cara adalah pergi keluar negeri atau kalau beruntung di perusahaan tempat kita bekerja berhubungan dengan orang asing, itupun terkesan kurang baik untuk perusahaan. Saat ini kita dengan sangat mudah dapat mendapatkan teman belajar bahasa, itu udahlah suatu hal yang 30 40 tahun lalu tidak dapat dapatkan dan sekarang kita sudah sangat beruntung untuk bisa mendapatkan kesempatan seperti ini. Tidak hanya kita dapat dengan mudah mendapatkan orang-orang tersebut, kita juga melakukan sesi percakapan semudah gerakan jari di tangan kita. Kita bisa menggunakan baju tidur kita untuk belajar tanpa perlu pergi keluar dan bergulat dengan kemacetan kota-kota besar hanya untuk belajar. Saat ini, kita hanya tinggal menyeduh kopi, mengambil posisi nyaman dan belajar. Jadi, jika saat ini tidak ada alasan jika kita tidak bisa belajar bahasa asing dalam waktu singkat.

Jadi hal terpenting yang perlu kita lakukan adalah dengan mengubah pola pikir kita yang tradisional, yang berkata bahwa “saya harus mendaftar di sebuah sekolah bahasa asing untuk menguasai bahasa asing” itu adalah hal yang baik tetapi itu bukan cara terbaik untuk bisa menguasai sebuah “kemampuan”. Jadi, kita hanya cukup mendaftarkan diri dengan seorang penutur asing untuk berlatih bercakap-cakap, dan kita juga bisa mendaftarkan diri untuk kelas online.