Problem

Hari ini, kita diajari oleh sekolah bahwa kita harus memasukkan sebanyak mungkin informasi ke dalam memori kita, TANPA kita tahu bagaimana cara menyimpannya, dan yang terpenting KENAPA kita harus melakukan hal itu.

Kenapa kita harus belajar PPKN? Sejarah? atau bahkan Keterampilan atau Musik? Aku betul-betul merasa bahwa apa yang aku pelajari di sekolah betul-betul tidak ada satu pun yang bisa aku ingat dan yang berguna buat aku di dunia nyata.

Padahal, kita berpikir bahwa edukasi, sekolah, atau kampus bertujuan untuk mempersiapkan diri kita untuk masuk ke dunia orang dewasa, ke dunia kerja. Tetapi, sangat aneh, tidak ada satupun yang bisa kita gunakan di dunia nyata, tempat kita bekerja.

Kita baru berasa belajar sesuatu saat kita mulai bekerja, saat kita belajar lewat proses kita bekerja. Ada yang kuliah design, animasi, atau bahkan seni murni dan berakhir menjadi seorang Sales yang sangat hebat.

Kenapa apa yang kita pelajari tidak bisa berfungsi?

Tentu tidak semua tidak berfungsi, tetapi setiap orang memiliki kadar yang berbeda, kebetulan untuk aku pribadi sekitar 4-7% saja yang terpakai.

Padahal, baiaya sekolah sekarang bukan hal murah, dan itu mungkin salah satu pertimbangan orang-orang menikah, karena biaya sekolah mahal

Tetapi, jika itu mahal tetapi tidak berfungsi, apa gunanya seorang anak bersekolah? Jika pada akhirnya semua yang dipelajari tidak berguna?

Problemnya bukan apa yang kita pelajari, tetapi bagaimana kita belajar

Mungkin salah satu alasan aku, William Lukman Djaja, semacam “AMBASSADOR” dari Learn after school atau belajar setelah sekolah adalah karena banyak sekali hal-hal yang kita pelajari diluar sekolah dan itu berdampak sangat kuat buat pekerjaan kita.

Bahkan banyak sekali Entrepreneur atau wirausahawan yang lebih menitik beratkan mengenai belajar setelah lulus kuliah, bahkan banyak dari mereka tidak lulus kuliah

Apakah Kuliah problemnya? Sama sekali bukan, Kuliah sangat bagus, jika kita tahu bagaimana kita tetap bisa menyimpan apa yang kita pelajari dan mempraktekkannya.

Nah bagaimana?

Aku bakalan share lebih banyak lagi soal hal ini, tetapi salah satu hal yang kita harus mengerti di awal adalah perbedaan antara INPUT dengan OUTPUT.

Input dengan Output adalah hal yang sangat penting tetapi sekolah kurang menitik beratkan hal ini, atau bahkan mungkin tidak menjelaskan mengenai hal ini.

Sekarang mari kita lihat apa itu INPUT dan apa itu OUTPUT

INPUT adalah informasi yang masuk ke dalam otak kita, sedangkan OUTPUT adalah informasi yang keluar dari otak kita.

Sangat sederhana, kemudian apa urusannya kedua hal ini dengan proses menyimpan informasi atau memori?

Otak kita akan melihat informasi mana yang penting dan yang tidak penting, dan jika informasi tersebut penting maka, ia akan bawa itu ke tempat yang lebih aman agar tidak hilang.

Ada banyak sekali kata-kata dalam dunia “otak” yang sebetulnya bekerja saat informasi masuk dan keluar.

Sederhananya, semakin sering sebuah informasi digunakan maka semakin kuat memori tersebut ada di dalam otak kita.

Tentu orang-orang banyak sekali mengaitkan hal ini dengan belajar bahasa asing, karena bahasa asing adalah salah satu topik pembelajaran yang memerlukan memori yang sangat besar.

Tetapi, hal ini juga berfungsi untuk kamu yang SMA, SMP atau bahkan Kuliah untuk mengingat pelajaran yang sudah kalian pelajari.

INGAT, PELAJARAN BUKAN HANYA SEKEDAR YANG DAPAT KAMU TERIMA DISEKOLAH, TETAPI JUGA INFORMASI YANG ADA DI INTERNET DAN BERITA.

Bagaimana cara kita, melakukan INPUT dan OUTPUT.

Kita akan bahas lagi di blog berikutnya.

 

JANGAN LUPA UNTUK BERGABUNG DENGAN KELAS KITA DAN DAPATKAN VOCER 100 RIBU DENGAN MEMASUKKAN KUPON ” AKUSUDAHBELAJAR ” UNTUK PROGRAM APAPUN

Share This