Belajar bahasa Korea karena Kpop dan Kdrama

Kami memiliki beberapa murid yang karena Kpop dan Kdrama belajar bahasa Korea, kemudian banyak orang yang bilang bahwa K-pop dan K-drama bukanlah fondasi yang kuat untuk terus belajar bahasa Korea. Alasan yang orang-orang tersebut ungkapkan sangatlah rasional dan terlalu sederhana sebetulnya, karena mereka bilang bahwa saat orang-orang tersebut semakin “dewasa” mereka akan sadar bahwa mereka jatuh terlalu dalam di dalam K-pop dan K-drama sampai mereka sadar bahwa orang-orang tersebut tidak pernah ada dan mereka akan berhenti belajar saat mereka sadar akan saat itu. Tetapi, kami ingin menyampaikan bahwa apapun alasan Anda belajar baik itu bahasa Korea atau apapun juga, belajar bukanlah hal yang buruk apapun alasannya.

  1. Dewasa?

Pertama, hal yang ingin kami tekankan adalah masalah “dewasa”. Apa yang menjadi standar “kedewasaan” seseorang? Tentu orang yang suka K-pop belum tentu orang yang tidak dewasa. Karena banyak dari mereka bukan sekedar anak-anak SMA atau SMP saja tetapi juga professional-professional muda yang tergila-gila dengan K-pop. Namun, kita terlalu sering men-generalisasi bahwa K-pop adalah hal yang kekanak-kanakan. Sehingga, kita berpikir bahwa mereka akan berhenti belajar bahasa Korea saat idola mereka tidak lagi menyanyi. Tentu hal tersebut tidaklah seratus persen salah, namun juga tidak benar seutuhnya. Karena banyak juga yang justru terus belajar bahasa Korea.

  1. Perbedaan tekad, niat dan semangat

Kedua, ini adalah hal yang kami temukan saat kami mengajar, bahwa orang-orang yang belajar bahasa Mandarin karena tuntutan pekerjaan memiliki niat, tekad dan semangat belajar yang lebih rendah di bandingkan dengan mereka yang belajar Korea karena K-pop. Kenapa? Tentu karena K-pop dan K-drama itu tersebut, semakin mereka masuk atau immersed ke dalam bahasa tersebut, tentu akan semakin cepat perkembangan mereka dalam bahasa tersebut. Jadi, saat mereka tidak datang ke tempat belajar pun mereka tetap “belajar” saat mereka mendengarkan musik atau menonton film. Lain halnya, dengan yang belajar hanya karena tuntutan pekerjaan, apalagi yang di bayarkan oleh perusahaan. Hal ini di karenakan, para pelajar tersebut melihat bahwa belajar bahasa sebagai pekerjaan yang mereka harus kerjakan, dan saat jam kerja selesai begitupun jam mereka belajar.

Pada akhirnya, setiap orang perlu memiliki yang alasan dalam mereka belajar, meskipun alasannya tidak kuat, tetapi tentu sangat baik jika kita memiliki tujuan tersebut. Karena, tanpa tujuan kita hanya berjalan tanpa arah, dan akhirnya setelah lama kita akan tersesat dan menyerah. Alasan untuk belajar juga membantu Anda untuk mempercepat proses dan juga memperkuat tekad Anda agar tidak cepat menyerah. Jadi, jangan pernah malu jika alasan Anda belajar hanya karena K-pop, K-drama, suka dengan budaya negara tersebut, atau hanya karena ingin berlibur ke negara tersebut. Tentu hal itu jauh lebih baik di bandingkan dengan tidak memiliki alasan belajar sama sekali.