Sebenarnya, pertanyaan yang paling mendasar adalah apakah kita memiliki waktu satu jam tersebut? Tentu kita punya! Bayangkan kita bekerja dan tidur selama 8 jam, meskipun beberapa dari kita hanya tidur 4-5 jam saja. Tetapi, kita akan tetap dengan 8 jam. Sehingga, kita masih menyisakan 8 jam dari hari kita, bukan? Karena masalah macet dan buruknya transportasi, mari kita potong 3 jam untuk transportasi. Tersisa 5 jam, lalu kita makan 1 jam, sisanya 4. Kemudian jika anda sudah berkeluarga, kita ambil 2 jam untuk bermain dengan anak dan pasangan. Kita masih punya waktu 2 jam bukan? Sekarang, kita ingin menghabiskan waktu sendiri selama satu jam, dan kita masih menyisakan satu jam dari hari kita bukan? Tetapi, jika kita masih belum menikah kita masih menyisakan 3 jam karena kita tidak perlu bermain dengan anak dan pasangan kita.

But, let’s get real, because the time I just mentioned above might be a bit surreal for some of you. How about like this? 15 minutes when you wake up, 15 minutes when you are on your lunch break, 15 minutes before going home from work, and 15 minutes before you sleep? Way much more do-able right? It’s only 15 minutes, and this way of learning is super powerful if you constantly doing it for some time, try it for 3-4 months and you will see the difference!

Tetapi, mari kita berpikir yang lebih masuk akal saja. Bagaimana dengan waktu seperti ini, 15 menit saat bangun tidur, 15 menit saat makan siang, 15 menit saat mau pulang kantor dan 15 menit sebelum tidur? Jauh lebih masuk akal bukan? Bahkan jika anda belajar melalui gadget anda, saya berani jamin anda pasti bermain smartphone anda saat macet bukan? Anda bisa menggunakannya untuk belajar. Disaat anda terkena macet, anda bisa mendengarkan lagu atau radio di dalam bahasa asing yang sedang anda pelajari.

 

So what are you waiting for now!? What is your dream language? The language that you have always wanted to learn, the country that you are going to go and you might need to be able to speak the language. Because, if you just slacking around, you will see that in the next year you will be the same person! Let’s improve our self!

Jadi tunggu apalagi! Apa bahasa asing yang selalu anda impi-impikan? Bahasa asing yang selalu anda ingin pelajari, Negara asing yang anda ingin kunjungi dan anda ingin bisa berbicara di dalam bahasa tersebut.  Karena, jika kita hanya malas-malasan, satu tahun akan terlewat begitu saja dan kita akan tetap menjadi orang yang sama-sama saja.

Share This