Memulai Perjalanan Belajar Bahasa Asing 

Intro

Selamat Datang di perjalanan dalam mempelajari bahasa asing bersama Weespeak Language School 

Perjalanan untuk menguasai sebuah bahasa asing, bukanlah sebuah perjalanan yang mudah dan bahkan lebih cocok jika di sebut sebagai sebuah perjalanan gila. Ada banyak alasan kenapa perjalanan mempelajari bahasa asing adalah sebuah perjalanan yang gila.

Pertama, karena menguasai bahasa asing bukanlah hal yang mudah, dan memang butuh banyak kerja keras. Tetapi, dari sebuah proses perjalanan yang sulit akan membawa Anda kepada sebuah “tempat” dengan “pemandangan” yang sangat indah. Tentunya, akan membuka pikiran Anda mengenai bahasa ibu Anda dan juga mengenai dunia ini. 

 

Those who know nothing of foreign languages know nothing of their own.


‒Johann Wolfgang von Goethe

Verse

Layaknya sebuah lagu yang memiliki bagian-bagiannya, begitupula dengan menguasai bahasa asing. Setiap fase dan proses memiliki keindahannya masing-masing. Di saat Anda mulai bisa menangkap bagaimana sebuah bahasa asing, tentu Anda mulai merasa bersemangat dengan kelanjutannya. Begitu pula saat Anda mendengar bagian “Verse” dari sebuah lagu, Anda tahu kapan lagu ini akan mencapai bagian “Chorus”. 

Saat Anda belajar bahasa asing, terkadang ada yang kami sebut sebagai “Beginner’s Excitement” yang artinya adalah Anda merasa bahwa bahasa yang Anda pelajari sangat menyenangkan karena Anda mulai bisa berbicara dan sedikit demi sedikit mampu menangkap apa yang acara TV atau lirik sebuah lagu. Hal-hal tersebut sangat menyenangkan, karena Anda merasa bahwa kerja keras Anda mulai terasa membuahkan hasil. Tetapi, bagian terbaiknya segera akan datang, yaitu bagian “Chorus”. 

To have another language is to possess a second soul.
‒Charlemagne

Chorus

Bagian terseru dan terbaik dari sebuah lagu bagi kebanyakan orang tentu adalah bagian “Chorus” karena bagian ini banyak di nyanyikan dan di ulang-ulang. Sehingga, banyak orang mengingat dan mengenang banyak hal di bagian ini. Begitu pula dengan belajar bahasa asing, saat Anda berhasil menguasai sebuah bahasa asing, bagian ini akan terus teringat-ingat. Karena, Anda akan merasakan bahwa perjalanan belajar mencapai “Plateau”, dalam artian Anda sudah berada di titik yang sangat tinggi dan Anda merasa bahwa Anda tidak mengalami perkembangan apapun lagi. 

Tapi, apa yang dapat kita pelajari dari “Plateau”? Di atas, pemandangannya sangat indah. Saat Anda berada di dalam masa “Plateau” Anda akan merasa bahwa sangat jenuh dan letih karena Anda tidak bisa menanjak ke tingkat yang lebih tinggi. Namun, di titik ini Anda mulai bisa merasakan “keindahan” bahasa yang Anda pelajari. Mengapa? Karena di saat ini Anda mulai mengerti banyak hal, mulai dari budaya, keseluruhan lagu bahkan Anda mungkin sudah mulai bisa membaca koran dalan bahasa tersebut. Yang lebih indahnya lagi adalah, Anda mulai bisa berbicara dengan cukup baik dengan penutur asing. Terkadang, “Plateau” adalah zona nyaman di mana kita merasa kita sudah “cukup” mampu. Sehingga, kita memutuskan untuk tinggal di “Plateau” tersebut tanpa mencari jalan untuk mencapai puncak dari perjalanan kita. 

Di bagian “Chorus” kita merasa bagian ini sangat Indah dan jika sangat merasakan “keindahannya” kita tidak ingin mencapai bagian akhir atau “Ending” dari lagu tersebut. 

If you talk to a man in a language he understands, that goes to his head. If you talk to him in his own language, that goes to his heart.
‒Nelson Mandela

Coda

Mungkin sedikit berbeda dengan lagu, di mana “Coda” akan membuat Anda mengulang sedikit bagian dari Ending. Namun, dalam perjalanan menguasai bahasa Asing, “Coda” adalah “Maintenance” di mana kita tidak bisa berhenti mempelajari hal-hal yang telah kita pelajari. 

Kita bisa melakukan “Maintenance” dengan berbagai hal seperti: Review, Menonton, Menulis atau berbicara dengan penutur asli. Saat ini ada banyak perusahaan, dan aplikasi yang menyediakan jasa “Maintenance” kemampuan bahasa asing. 

Hal ini sangat membantu agar kerja keras kita tidak hilang, dan kita tidak buang-buang waktu menjalani perjalanan ini. 

Language is the blood of the soul into which thoughts run and out of which they grow.
‒Oliver Wendell Holmes

Ending

Titik ini adalah titik akhir dari sebuah lagu. Namun tidak begitu dengan menguasai bahasa asing. Alasannya adalah sifat dasar dari bahasa yang selalu ber-evolusi. Sehingga, kita akan terus mempelajari bahasa asing dan mempelajari perubahannya. Namun, di titik ini mungkin saya lebih cocok menyebutnya dengan “menikmati” perubahan yang terjadi. 

Apa maksudnya? Yang saya maksud dengan menikmati adalah Anda tidak perlu kerja sekeras ketika Anda berada di titik-titik sebelumnya. Karena di saat ini Anda sudah memiliki kemampuan bahasa yang tinggi, dan Anda bisa merasakan “perubahan” bahasa dengan mengikuti hal-hal yang terjadi dengan negara di mana bahasa tersebut di uturkan. Sebagai contoh, Anda bisa tahu banyak bahasa “gaul” atau colloquial bahasa Korea dengan banyak menonton film Korea atau dengan bergaul dengan orang Korea. Hal tersebut tentu membuat Anda merasa bahwa Anda tidak sedang belajar, namun pada hakikatnya Anda sedang belajar. Karena dalam hidup ini kita akan selalu belajar. 

Language is the road map of a culture. It tells you where its people come from and where they are going.
‒Rita Mae Brown

Saya yakin bersama dengan kami, Anda akan merasakan perjalanan menguasai bahasa asing dengan cara pandang dan pola pikir yang berbeda. Anda akan merasakan betapa cepat Anda bisa berbicara dalam bahasa asing. Berbeda dengan sekolah-sekolah bahasa asing yang menuntut Anda untuk sempurna, kami menghargai perjuangan Anda dan kami akan selalu berada di sisi Anda untuk mengarungi perjalanan “gila” ini. 

 

The question is, are you ready to go with us?

 

William Lukman Djaja S.E. CBC