Saat ini bahasa Korea mungkin adalah salah satu yang sedang naik daun, dan tidak banyak dari orang-orang belajar bahasa Korea bahkan pergi ke Korea hanya untuk menguasai bahasa tersebut. Namun, kesempatan untuk pergi ke Korea tidaklah dimiliki oleh seluruh pecinta bahasa Korea, bahkan untuk beberapa yang tinggal di kota yang kecil cenderung tidak memiliki kesempatan untuk belajar bahasa Korea langsung dari penutur asli atau setidaknya dengan seorang yang mampu mengajar bahasa Korea. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang belajar bahasa Korea secara otodidak atau belajar sendiri. Tetapi, banyak juga yang bilang bahwa tersebut adalah hal yang tidak mungkin bisa dicapai dan cenderung mustahil menguasai bahasa asing seorang diri. Namun, apakah hal itu benar adanya?

Kita sering bilang bahwa dengan kemajuan teknologi tidak ada hal yang tidak bisa kita lakukan dan tidak ada hal yang bisa menghalangi kita untuk belajar suatu hal. Bahkan, seorang pria saja bisa belajar bagaimana berpenampilan cantik layaknya seorang perempuan hanya lewat internet. Jika hal itu saja bisa dilakukan apalagi kemampuan-kemampuan seperti belajar bahasa asing. Terlebih lagi bahasa Korea dimana konten, video, lagu dan juga tulisan sangat membanjiri dunia internet. Kita bisa belajar soal ekonomi, matematika, teknologi dalam bahasa Korea jika memiliki keberanian dan tekad yang kuat. JADI, LAIN WAKTU ADA YANG BILANG HAL INI MUSTAHIL TUNJUKAN PADA MEREKA BAHWA KALIAN MAMPU UNTUK MENGUASAI BAHASA KOREA SECARA OTODIDAK.

Kemudian, banyak yang bilang apakah orang yang belajar di tempat les adalah kesalahan? Tentu tidak salah sepenuhnya, segala sesuatu ada plus dan minusnya. Dalam artian, jika belajar di tempat les tentu kita memiliki kesempatan untuk bertanya langsung dengan guru dan mendapatkan jawaban secara langsung, sedangkan jika kita belajar sendiri kita perlu belajar dan mencari jawaban seorang diri. Tentu itu bukan hal yang mudah, namun itu akan membuat kita mandiri dan kita akan menemukan cara dan gaya belajar kita sendiri yang cocok dengan diri kita sendiri. Jadi, belajar bahasa juga berbicara soal preferensi belajar dan juga gaya menerima informasi. Kemudian, minus dari tempat les adalah membuat murid menjadi ketergantungan. Kenapa? Karena murid tidak dilatih untuk belajar secara mandiri dan mengetahui titik kelemahannya, semua hal tersebut adalah hal yang di cari oleh si fasilitator atau guru. Sehingga, jika guru di ganti, maka muridpun cenderung bingung harus bertindak seperti apa. Hal tersebut membuat belajar di tempat les kurang positif.

Kembali, ke belajar secara otodidak, bagaimana mungkin kita sebetulnya bisa belajar seorang diri? Secara otodidak. Sederhananya, kita perlu 2 hal, yang pertama adalah bahan pelajaran dan yang kedua adalah mental dan semangat yang tidak mudah menyerah. Karena, akan ada satu titik kalian merasa bahasa yang kalian pelajari sangatlah susah. Namun, itu adalah titik-titik dimana mental kita dilatih. Kita menyediakan materi untuk belajar secara otodidak dan kalian bisa mencoba Weespeak 90 days Korean secara gratis, dan lihat apakah kalian bisa belajar secara otodidak.

Kedua, tentu kita perlu tahu titik mana yang merupakan titik “kelemahan” dari sebuah bahasa. Khusus untuk bahasa Korea “titik lemah” bahasa Korea adalah di bagian awal kita belajar mengenai bentuk 아/어 dan penguasaan huruf dasar atau root verbs. Kenapa? Karena perubahan-perubahan bahasa Korea semuanya mengacu pada kedua hal ini, dan disaat kita menguasai bagaimana mengubah dari bentuk dasar atau dari bentuk 아/어 menjadi bentuk yang kita ingini, kita bisa mengubah ke bentuk apapun. Terkejut? Jangan terkejut terlebih dahulu karena ada banyak sekali perubahan mungkin ada ratusan perubahan yang mengacu dari dual tersebut dan sebenarnya dengan menguasai hal ini kalian sudah bisa berbicara dengan orang Korea. Bagaimana? Mulai terasa lebih mudah?

Ketiga, pastikan kita tahu untuk sebuah perubahan bentuk yang mana yang harus dipakai. Karena jika kita salah menggunakan, kita akan mendengar bahwa kalimat yang kita keluarkan terdengar sangat aneh dan cenderung salah. Meskipun mungkin orang Korea akan tetap mengerti tetapi tentu akan sangat bijak untuk mengetahui yang benar.

Keempat, cari materi belajar yang baik. Apa maksudnya? Hal ini karena banyak sekali buku-buku yang tidak menjelaskan hal ini dan kita diharapkan untuk mengerti seiring dengan berjalannya waktu, padahal jika kita mengetahui hal ini dari awal tentu akan sangat baik dan sangat membantu bukan? Tetapi, kenapa banyak dari buku yang tidak mengajari hal ini? Tentu itu adalah motivasi dari setiap pengarang-pengarang buku. Kemudian, bukannya promosi, tetapi buku Weespeak 90 days Korean, untuk setiap tata bahasa yang dibahas terdapat formula atau rumus dasar mana yang harus kalian pakai untuk membentuk grammar tersebut. Sebagai contoh: untuk membentuk grammar “TETAPI” kalian akan membutuhkan Root Verbs + 지만 sedangkan untuk membentuk grammar “Mencoba” kalian membutuhkan 아/어+ 보다 Form untuk membentuknya dan itu tersedia di keseluruhan bab selama 90 hari. Sehingga, kalian tidak perlu lagi susah atau bingung kenapa sebuah grammar seperti ini dan seperti itu. Kemudian, untuk setiap bab kalian akan mendapatkan presentasi yang akan sangat membantu kalian untuk mengerti setiap tata-bahasa tersebut. Oleh karena itu, menurut kami materi yang kami sediakan sudah seperti memiliki seorang guru yang selalu ada di sisi kalian untuk belajar. Bahkan, kalian bisa bertanya kepada gurunya mengenai bahasa Korea dan Korea pada umumnya.

Jadi, pertanyaannya, apakah kita bisa belajar bahasa Korea secara otodidak? Jawabannya adalah sangat bisa. Karena sekarang hanya orang malas saja yang tidak bisa menguasai apapun, kalau kalian niat kalian pasti bisa menjadi apapun yang kalian inginkan. Seperti contoh yang di atas untuk menjadi seorang perempuan saja seorang priapun sekarang bisa lakukan jika Ia rajin dan mau berlatih. Jadi, jika kita belajar bahasa saja tidak bisa secara sendiri lewat Internet tentu itu adalah tipuan yang di buat oleh orang-orang yang tidak ingin maju. Saat ini hamper segala hal dan segala bahasa tersedia di internet.

Namun, tentu untuk menguasai bahasa Korea sampai bisa berbicara dengan luwes bak seorang penutur asli, kita perlu teman bahasa atau language partner. Jadi, ada titik tertentu dimana kita tetap perlu bantuan orang lain. Namun, pada umumnya belajar bahasa asing secara otodidak atau belajar sendiri adalah hal yang sangatlah mungkin dan jangan pernah terima jika ada orang yang bilang bahwa kalian tidak bisa. Karena kalian bisa lakukan apa saja kalau kalian ingin dan memiliki tekad yang kuat. Tentu, kalian juga perlu bahan atau materi yang bagus untuk menambah kemampuan kalian. Tanpa itu materi pun kalian akan berjalan seperti melayang, karena tidak tahu arah tujuan dan aturan bagaimana berjalan bukan. So, apakah kalian siap untuk belajar bahasa Korea selama 90 hari kedepan?

Share This